-->

Ibu Rumah Tangga Jadi Tante Girang, Ternyata Gara-gara "Anunya" Suami Kurang Garang

Ibu Rumah Tangga Jadi Tante Girang, Ternyata Gara-gara "Anunya" Suami Kurang Garang


Banyak yang meyakini kepuasan seksual berkaitan dengan ukuran alat vital. Karin -bukan nama sebenarnya- termasuk yang percaya soal itu.
Tentu Karin punya pengalaman yang menuntunnya pada keyakinan tersebut. Perempuan yang baru menginjak usia 40 tahun itu sudah merasakan sendiri dengan membandingkan ukuran alat vital suaminya -sebut saja Donwori- dan pria idaman lain (PIL).
Tak tanggung-tanggung, Karin mengaku sudah menjajal banyak alat vital dalam berbagai ukuran. Tanpa canggung, Karin blak-blakan soal kegemarannya akan alat vital pria berukuran gadang sembari menunggu proses perceraiannya di Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Surabaya, Kamis pekan lalu (1/7).
Calon janda beranak dua itu sudah puluhan tahun menyandang status sebagai Nyonya Donwori. Namun, Donwori mengucapkan talak setelah mengetahui Karin menjadi tante girang pemburu kepuasan berahi.
Karin demen mentraktir para jejaka muda. Donwori yang dikenal alim tahu soal itu setelah melihat ponsel Karin.
Suatu saat Karin sedang mandi. Saat itulah ponselnya berbunyi karena ada panggilan yang masuk.
Donwori yang sedang di dekat ponsel Karin langsung mengangkatnya untuk menjawab panggilan. Ternyata yang menelepon bersuara pria dan langsung meminta uang dan mengajak bertemu.
“Aku yang saat itu mandi langsung diseret ke kamar, disuruh menjelaskan siapa itu," ujar Karin mengenang peristiwa ketika Donwori mengetahui perselingkuhannya.

Seketika itu pula Donwori mencecar Karin. Donwori ingin tahu sosok pria yang baru saja menghubungi ponsel Karin.
Menurut Karin, suaminya tak sekadar menjawab panggilan yang masuk, namun juga melihat pesan-pesan yang ada di ponsel Karin. Setelah itulah Donwori langsung menalak Karin.
Donwori memerintahkan Karin segera mengurus perceraian. Donwori siap membayar berapa pun asal proses cerai segera kelar.
“Ini makanya masih bingung mau ke mana ngurusnya," tutur Karin.
Menurut Karin, dirinya tak bisa berbuat banyak, apalagi jika sampai mengajak Donwori untuk berbaikan. Sebab, Karin tahu betul watak Donwori.
Ada nada penyesalan dalam pengakuan Karin. Sebab, Donwori sebenarnya tergolong suami ideal.
"Aku memang mbeling. Bojo gak kurang opo-opo. Sabar iyo, ganteng ya lumayan. Aku mau apa-apa dikasih, tapi sek kurang ae aku. Oalah... (Aku memang nakal. Suami tak kurang apa-apa. Sabar iya, ganteng juga lumayan. Aku mau apa pun dikasih, tetapi masih saja kurang, red)," keluhnya.
Namun, Karin menganggap masih ada yang kurang pada Donwori, yakni ukuran alat vitalnya. Karin mengaku tak pernah mencapai klimaks saat berindehoi dengan Donwori.

BACA HALAMAN SELANJUTNYA

Halaman
2 3